Sejak 112 tahun, penduduk Jalur Gaza mengalami krisis yang meningkat karena kurangnya listrik dibandingkan kebutuhan warga. Sementara itu pembangkit listrik berhenti bekerja karena tidak ada bahan bakar.

Dua juta warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza kini hidup dalam gelap. Pemerintah Israel mengurangi pasokan listrik, membuat wilayah tersebut hanya teraliri listrik tak sampai empat jam dalam satu hari.

 

 

Atas dasar itu kami dari MPA bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan dari Turki, Filistin Vakfi dan beberapa lembaga kemanusiaan dari Indonesia diantaranya SDIT Cordova Kab. Bekasi  dan Forkammi Kab. Bekasi membuat program One Home One Lamp. Program ini adalah bantuan pengaliran listrik untuk rumah-rumah di Gaza, dengan harapan mereka bisa menikmati listrik dengan lebih leluasa karena kita ketahui bersama listrik adalah kebutuhan primer pada saat ini.

Masyarakat Peduli Al-Aqsha
Donasi : Bank Syariah Mandiri 7111 020 595 An. Masyarakat Peduli Al-Aqsha