Masyarakat Peduli Al-Aqsha (MPA) telah 2 tahun berdiri di tengah-tengah masyarakat, tepat dipertengahan tahun 2017 MPA berdiri menjadi lembaga yang fokus dalam memberikan edukasi tentang permasalahan Masjidil Aqsha dan Palestina. MPA pun telah banyak melakukan kerjasama positif dengan lembaga baik nasional maupun internasional dalam bentuk kemitraan kegiatan.

MPA menjadi lembaga yang sudah dipercaya masyarakat menjadi mediator penyaluran bantuan untuk masyarakat Palestina. Dengan kepercayaan ini lembaga tentu harus menjaga kredibilitas, akuntabilitas dan profesionalisme sehingga keberlangsungan lembaga akan terus berlanjut dan kebermanfaatan akan terus dirasakan oleh masyarakat Palestina, yang memerlukan bantuan reguler tidak hanya ketika ada kejadian-kejadian saja, tapi kebutuhan masyarakat Palestina merupakan kebutuhan harian yang perlu kita penuhi.

Pada hari Senin malam, 15 Juli 2019 bertempat di ruang rapat kantor MPA. Dilaksanakan rapat pengurus untuk evaluasi program kerja semester I tahun 2019 dan merencanakan program-program kedepan. Ustadz Royani, selaku Direktur MPA menuturkan : “perlu adanya jalinan kerjasama yang lebih erat lagi antar lembaga untuk membantu permasalahan Palestina ini, perlu peran serta yang lebih besar lagi dari lembaga yang ada dan Insya Allah kami akan kembangkan kerjasama positif dengan lembaga-lembaga itu yang bersifat simbiosis mutualisme, saling menguntungkan satu sama lain. Sehingga kerja-kerja besar ini akan lebih mudah kita pikul.”

Ustadz Imam Hambali, selaku pembina menambahkan : ” MPA selaku lembaga kemanusiaan harus menyebarkan kebermanfaatan seluas-luasnya baik untuk masyarakat Palestina yang menjadi fokus lembaga ini, maupun masyarakat sekitar MPA. Program kerja yang dijalankan harus mampu menggali potensi masyarakat dan daerah sehingga peranan lembaga lebih kokoh di mata masyarakat.”